Tambahan tiga angka saat menghadapi Everton, Selasa (20/1/2009) dinihari WIB, akan membuat Liverpool mengoleksi 49 poin hasil dari 22 partai.
Jumlah poin tersebut bakal bikin Liverpool kembali memuncaki klasemen, menggeser Manchester United yang punya 47 angka dengan satu partai lebih banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari lima partai terakhirnya di Anfield dalam semua kompetisi, tim besutan Rafael Benitez itu cuma bisa memenangi dua di antaranya. Sementara tiga partai lain berakhir imbang (2-2 lawan Hull, 0-0 kontra West Ham dan Fulham).
Memang, Anfield masih terbukti cukup angker buat lawan-lawan Liverpool, yang sejauh ini masih menjadi satu dari dua klub Liga Primer yang belum pernah menelan kekalahan di kandang --satu tim lain adalah Manchester United.
Akan tetapi, bekal Everton juga tak kalah oke. Modal mereka saat melawat ke Anfield adalah enam laga beruntun tak pernah kebobolan di seluruh kompetisi. Kali terakhir tim David Moyes itu kebobolan adalah pada 7 Desember 2008 lalu.
Catatan tersebut tak pelak bikin Moyes jadi cukup pede meski Everton belum pernah menang lagi atas Liverpool di Anfield sejak 27 September 1999. Namun, Moyes enggan melihat terlalu jauh ke belakang dan lebih memilih mencongak penampilan timnya kala sukses menahan imbang Chelsea 0-0 sebelum Natal lalu.
"Saat kami melawan Chelsea, kami bermain tanpa rasa takut dan sedikit kebebasan dan itulah yang aku harapkan," tegas Moyes di Times Online, Senin (19/1/2009).
Kalau 'Si Merah' sang tuan rumah belum pernah takluk di kandang, kubu 'Si Biru' yang jadi tamu juga punya pertahanan yang sedang sulit ditembus. Siapa akan berjaya, atau malah akhirnya cuma berbagi angka saja?
(krs/a2s)











































