Dikabarkan batal pindah, Carlo Cudicini akhirnya resmi menanggalkan seragam Chelsea dan menggantinya dengan jersey Tottenham Hostpur. Sementara Pascal Chimbonda kembali jadi penghuni White Hart Lane.
Kabar kepindahan Cudicini ke Spurs sudah berhembus beberapa waktu lalu. Namun sempat pula muncul isu kalau pelatih Luis Felipe Scolari sempat tidak memberikan izin kiper Italia itu keluar dari Stamford Bridge.
Namun kepastian kepindahan penjaga gawang 35 tahun itu akhirnya terungkap Senin (26/1/2009) ini. Reuters bahkan memberitakan kalau Cudicini akan menjalani debutnya bersama The Lilywhites pada Selasa (27/1/2009) besok saat menghadapi Stoke City di ajang Premiership.
"Chelsea mengucapkan terimakasih pada Carlo atas lima tahun pengabdian yang dia berikan dan kami berharap yang terbaik untuknya," demikian pernyataan The Blues di situs resminya.
Kebutuhan Spurs akan kiper baru terbilang sangat mendesak. Selain Heurelho Gomes, yang selama ini dianggap kurang meyakinkan, tengah cedera, Harry Reknapp rasanya tak mau terlalu mau berisiko dengan menurunkan kiper mudanya, Ben Alnwick.
Pindah ke Spurs bisa jadi merupakan pilihan sulit buat Cudicini lantaran klub tersebut kini dalam ancaman serius terdegradasi. Namun menjadi pemain utama dan dapat jatah untuk lebih sering diturunkan sepertinya jadi pilihan mantan kiper AC Milan dan Lazio itu ketimbang bertahan di Chelsea dan jadi pelapis Petr Cech.
Cudicini dibawa ke Chelsea oleh pelatih The Blues saat itu, Gianluca Vialli. Di tiga musim pertamanya dia mampu menjadi pilihan utama, kondisi yang kemudian berubah sejak kedatangan Cech. Kiper kelahiran Milan itu malah cuma menjadi starter sebanyak 25 kali dalam lima tahun terakhir.
Pemain lain yang juga datang ke White Hart Lane adalah bek tengah Pascal Chimbonda. Dia pulang ke Spurs setelah enam bulan lalu dijual ke Sunderland.
"Chimbonda datang dan saya puas bisa mendapatkannya. Dia punya banyak energi, dia membantu serangan, dia bek yang bagus dalam menyerang dan bisa bermain di lapangan tengah. Dia bisa bermain di keempat posisi di belakang," sanjung Redknapp puas.
(din/krs)
Kabar kepindahan Cudicini ke Spurs sudah berhembus beberapa waktu lalu. Namun sempat pula muncul isu kalau pelatih Luis Felipe Scolari sempat tidak memberikan izin kiper Italia itu keluar dari Stamford Bridge.
Namun kepastian kepindahan penjaga gawang 35 tahun itu akhirnya terungkap Senin (26/1/2009) ini. Reuters bahkan memberitakan kalau Cudicini akan menjalani debutnya bersama The Lilywhites pada Selasa (27/1/2009) besok saat menghadapi Stoke City di ajang Premiership.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebutuhan Spurs akan kiper baru terbilang sangat mendesak. Selain Heurelho Gomes, yang selama ini dianggap kurang meyakinkan, tengah cedera, Harry Reknapp rasanya tak mau terlalu mau berisiko dengan menurunkan kiper mudanya, Ben Alnwick.
Pindah ke Spurs bisa jadi merupakan pilihan sulit buat Cudicini lantaran klub tersebut kini dalam ancaman serius terdegradasi. Namun menjadi pemain utama dan dapat jatah untuk lebih sering diturunkan sepertinya jadi pilihan mantan kiper AC Milan dan Lazio itu ketimbang bertahan di Chelsea dan jadi pelapis Petr Cech.
Cudicini dibawa ke Chelsea oleh pelatih The Blues saat itu, Gianluca Vialli. Di tiga musim pertamanya dia mampu menjadi pilihan utama, kondisi yang kemudian berubah sejak kedatangan Cech. Kiper kelahiran Milan itu malah cuma menjadi starter sebanyak 25 kali dalam lima tahun terakhir.
Pemain lain yang juga datang ke White Hart Lane adalah bek tengah Pascal Chimbonda. Dia pulang ke Spurs setelah enam bulan lalu dijual ke Sunderland.
"Chimbonda datang dan saya puas bisa mendapatkannya. Dia punya banyak energi, dia membantu serangan, dia bek yang bagus dalam menyerang dan bisa bermain di lapangan tengah. Dia bisa bermain di keempat posisi di belakang," sanjung Redknapp puas.











































