Semenjak era Liga Primer digulirkan tahun 1992 silam, MU punya sejumlah sosok hebat yang layak didapuk jadi ikon klub ini. Namun, tanpa keberadaan Fergie di kursi manajer, MU niscaya takkan mencapai apa yang dimilikinya saat ini.
Β
Itu mengapa sang manajer asal Skotlandia itu didapuk jadi ikon terhebat MU sejak format Liga Primer ada. Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan majalah resmi klub tersebut, Inside United, nama Fergie mengalahkan Eric Cantona dan Roy Keane.
Rekam jejak Fergie di Old Trafford memang mengesankan. Setelah datang ke MU dari Aberdeen tahun 1986, dia berhasil membawa MU kembali ke era kejayaannya pada dekade awal tahun 70-an.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, faktanya dia terus melaju dan telah mempersembahkan 10 gelar Liga Primer, dua trofi Liga Champions dan sejumlah gelar lainnya untuk MU.
"Sir Alex adalah jagonya ketika merespon hasil jelek. Dia selalu bicara tentang betapa pentingnya bangkit secara positif usai kekalahan mengejutkan atau ketersingkiran dari sebuah kompetisi," ucap presenter Eamonn Holmes yang juga fans berat MU, di The Independent.
"Dan bukan hanya dia adalah peracik taktik dan pemberi semangat ulung, dia juga salah satu sosok dengan karakter hebat dalam olahraga ini. Anda bisa bilang apapun tentang dia, tapi dia pastinya tidak tumpul," lanjut Holmes.
Sejumlah pemain bernama besar boleh saja datang dan pergi, tapi 'Red Devils' niscaya belum perlu khawatir selama masih ada Fergie.
(krs/a2s)











































