Total lima gol yang diraihnya bersama The Reds itu didapatkannya dari semua kompetisi. Khusus di Premier League, pemain berusia 28 tahun ini mencetak lima buah gol.
Dengan pencapaian itu, Keane kemudian dianggap gagal memenuhi ekspektasi ketika ia didatangkan ke Anfield dengan harga mahal pada musim panas lalu. Alhasil ia pun kembali dilego ke Tottenham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keane sadar inilah alasan utama ia diboyong kembali ke White Hart Lane. Namun, selain itu ia tetap memiliki ambisi pribadi. Pemain yang juga pernah merumput bersama Inter Milan ini juga ingin menghasilkan banyak gol.
"Sangat mengejutkan bagaimana sepak bola bekerja dan cepatnya situasi berubah. Tapi saya bisa menjanjikan kepada fans bahwa saya akan memberikan yang terbaik dari diri saya," ujarnya seperti dilansir Guardian.
"Musim ini klub telah mengalami naik-turun dan juga terjadi banyak perubahan, termasuk penggantian manajer. Tetapi, kini semuanya tergantung kepada kami, para pemain, untuk menaikkan posisi tim di klasemen."
"Saya mengalami masa-masa yang sulit di Liverpool, tapi tak ada gunanya menyesalinya," pungkas Keane.
Dalam episode pertamanya bersama Spurs, yang berlangsung dari tahun 2002-2008, Keane tampil brilian. Dari 254 penampilannya kala itu, ia berhasil mencetak 107 gol.
(roz/din)











































