Kala menekuk WatfordΒ 3-1 di babak kelima Piala FA, Minggu (15/2/2009) dinihari WIB, Chelsea masih ditangani oleh asisten manajer Ray Wilkins. Manajer yang baru ditunjuk, Guus Hiddink, belum bertugas dan menonton pertandingan dari tribun VIP Vicarage Road bersama Roman Abramovich.
Dalam laga ini, Wilkins memakai formasi 4-4-2, menggantikan skemaΒ 4-3-3 yang biasa digunakan Scolari sejak awal musim -- sampai ia dipecat di awal pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menunjukkan reaksi yang baik. Kami menaikkan tempo permainan. Saya menggunakan pola 4-4-2 guna memaksimalkan lebar lapangan," tambah Wilkins.
Secara khusus, ia memuji penampilan duet Drogba-Anelka. Di masa Scolari, dua pemain ini jarang dipasang bersama. Kondisi ini sempat menimbulkan suasana panas di antara keduanya.
"Ketika Anda memiliki pemain sekelas Didier Drogba atau Nicolas Anelka, Anda punya kesempatan untuk mengacaukan pertahanan lawan dan kami melakukannya," tukas Wilkins.
"Saya selalu bilang, Drogba dan Anelka bisa main bersama karena mereka memiliki bakat alam yang baik dan keduanya pemain yang sangat baik," sambung pria berusia 52 tahun itu.
Wilkins berharap, penampilan The Blues ini bisa memuaskan Hiddin. "Hiddink pasti sudah tahu bahwa tim ini memiliki pemain berbakat. Yang jelas, dia juga harus tahu bahwa kami memiliki keberanian yang besar," pungkasnya.
(a2s/a2s)











































