Ferdinand: Mourinho Suksesor Fergie

Ferdinand: Mourinho Suksesor Fergie

- Sepakbola
Minggu, 01 Mar 2009 08:45 WIB
Ferdinand: Mourinho Suksesor Fergie
Manchester - Keduanya adalah musuh besar saat masih berseteru di Liga Inggris. Tapi dengan ego besarnya, Jose Mourinho ternyata dianggap sebagai orang yang paling tepat mensuksesi Sir Alex.

Soal siapa yang akan menjadi suksesor Alex Ferguson hingga kini masih tanda tanya besar. Beberapa nama sempat dijagokan, meski hingga kini Fergie sendiri belum memutuskan kapan akan mundur dari sepakbola dan dunia kepelatihan yang sudah dia geluti sejak sekitar 30 tahun silam.

Soal kriteria yang dibutuhkan, setiap orang pasti punya ukuran yang berbeda-beda. Tapi untuk bisa menduduki kursi panas di Old Trafford itu, Rio Ferdinand menyebut kalau orang yang datang harus punya ego sangat tinggi demi bisa menaklukkan itu semua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada beberapa orang yang bisa mengambil alih. Jika Anda membicarakan soal seseorang yang memiliki ego dan kepribadian untuk bisa melakukannya, maka Jose Mourinho adalah nama yang akan muncul ke hadapan Anda," ungkap Rio Ferdinand seperti diberitakan Dailymail.

Pernyataan Ferdinand ini justru bertentangan dengan apa yang sudah dilontarkan dua legenda "Setan Merah" sebelumnya. Sir Bobby Charlton dan Bryan Robson beberapa waktu lalu sempat memperingatkan untuk tidak membawa Jose Mourinho ke Old Trafford jika suatu saat nanti Fergie pensiun.

Bryan Robson punya beberapa alasan untuk menolak pelatih Portugal itu menjadi penerus Sir Alex. Selain soal gaya permainan Mourinho yang cenderung defensif, kegemaran eks pembesut Chelsea itu membeli pemain yang sudah jadi justru bertentangan dengan kebijakan MU yang justru cukup gencar mempromosikan darah-darah muda pada skuad utamanya. Β 

'Manchester United bukan cuma klub yang mengejar kemenangan. Fans menginginkan sukses yang didapat dengan cara Manchester United. Sepakbola menyerang adalah warisan penting dari sejarah klub ini. Buat saya, Mourinho terlalu berhati-hati sebagai seorang manajer. (Bobby) Charlton juga mempertanyakan apakah dia akan menghargai tradisi mengembangkan pemain muda."

"Dia punya talenta, tapi jika dia jadi datang ke sini maka filosofi pesepakbola muda tak akan pernah sama lagi," pungkas Robson. (din/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads