Old Trafford akhir pekan kemarin menjadi saksi keperkasaan Liverpool. Usai mempecundangi Real Madrid dengan 4-0 di Liga Champions, penampilan gemilang Steven Gerrard cs berlanjut menyusul diraihnya kemenangan sensasional dengan skor 4-1 atas Manchester United.
Dengan segala rekor bagus dan target tinggi meraih quintuple, kekalahan MU di kandang dengan skor telak tersebut jelas menjadi kejutan besar. Usai laga tersebut banyak yang kemudian memprediksikan "Setan Merah" bakal terguncang,Β yang pada akhirnya mimpi meraih lima tropi bakal hangus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir ada sedikit tekanan karena kami terus meraih kemenangan. (Kekalahan itu) akan membantu, mungkin dengan menurunkan gas sedikit, dan banyak tekanan akan terhapus. Saya berharap kami akan bisa lebih baik lagi setelah hasil ini. Ini bukan kesalahan individu, Manchester United layak bangga, tapi Anda harus mengakui kalau Liverpool bermain sangat baik dan layak menang," ungkap Charlton dalam wawancaranya dengan BBC.
Kekalahan 1-4 tersebut merupakan yang terbesar diderita MU di Old Trafford dalam 17 tahun terakhir setelah pada 1992 mereka juga dipermalukan Queens Park Rangers dengan skor yang sama. Sementara buat Liverpool kemenangan tersebut merupakan yang terbesar di Theather of Dreams sejak 1936 silam.
Meski demikian, Charlton menilai tak akan ada kepanikan besar di kubu MU menyusul hasil tersebut. Dengan jam terbang dan sepasukan pemain yang disebutnya punya mental juara, jalan The Red Devils meraih target-target yang dicanangkan masih mungkin didapat.
"Dia (Fergie) akan memastikan kalau pemainnya mendapatkan kembali kepercayaan diri. Hasil tersebut sedikit mengejutkan -- kalah empat gol di kandang tak pernah terjadi dalam beberapa tahun. Kebangaan kami sedikit terluka, tapi saya pikir Fergie butuh kerja keras untuk membangkitkan pemainnya."
"Hingga akhir musim semua pertandingan akan penting. Saat laga selanjutnya datang pekan depan, saya yakin Fergie akan siap menghadapinya. Mereka memiliki skuad bagus dengan banyakl pemain berkualitas," pungkas Charlton. (din/krs)











































