Sinar Torres mungkin kalah mengilap dibanding kegemilangan Andrei Arshavin saat Arsenal dan Liverpool saling berhadapan di Liga Inggris dinihari tadi. Saat El Nino cuma mencetak dua gol, si striker Rusia tampil menggila dengan memborong empat gol The Gunners dalam laga yang berkesudahan 4-4 tersebut.
Tapi Torres tetap menghasilkan sebuah catatan gemilang dalam laga tersebut. Dua kali menjebol jala Lukasz Fabianski membuat koleksi golnya bersama The Reds musim ini menjadi berjumlah 13 gol. Namun yang lebih fenomenal lagi adalah jika melihat produktivitasnya di Anfield.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal ketajaman Torres di Anfield, striker 25 tahun itu sebenarnya sudah menunjukkan sejak musim lalu. Menyusul hat-trick ke gawang Middlesbrough (23/2/2008) dan West Ham United (5/3/2008), Torres memecahkan rekor berusia 62 tahun miliki Jackie Balmer sebagai pemain Liverpool pertama yang mampu mencetak trigol beruturut-turut di kandang sendiri.
Catatan Torres sebagai "Raja Anfield" tak berhenti sampai di situ. Pada 4 Mei 2008, saat menjamu Manchester City, dia mencetak gol penentu kemenangan yang kemudian membuatnya menyamai rekor milik Roger Hunt sebagai satu-satunya pemain yang selalu mencetak gol di delapan pertandingan beruntun di Anfield.
Itu tentunya di luar rekor lain yang Torres buat saat di akhir musim 2007/08 total menyumbang 29 gol untuk Liverpool di semua kompetisi, yang membuat dirinya melangkahi Michael Owen sebagai top skorer musim klub kota pelabuhan tersebut. Di musim yang sama, Torres juga menjadi pemain pertama Liverpool sejak Robbie Fowler (1995β96) yang mencetak lebih dari 20 gol di Premier League.
Sungguhlah sebuah catatan fantastis, yang membuat El Nino kini layak juga dijuluki sebagai Raja Anfield. (din/krs)











































