Sebuah gerakan Benitez dalam laga Liverpool kontra Blackburn menuai reaksi. Gerakannya saat Liverpool bikin gol kedua tersebut dinilai meremehkan lawan karena dikira dimaksudkan bahwa permainan telah usai --meski waktu masih ada sejam lagi.
Allardyce merasa terhina dan Sir Alex Ferguson yang manajer Manchester United pun ikut mendukung dan mencibir Benitez yang dia sebut arogan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku duduk tepat di belakang Rafa dan saya bisa jamin itu bukan bermaksud meremehkan kubu mereka," tegas Gerrard kepada Sky Sports.
Kapten Liverpool itu lantas menerangkan bahwa gerakan sang manajer hanyalah cara dia memberitahu kepada para pemainnya bahwa dia tak keberatan mereka tak mengindahkan instruksinya, asalkan gol tetap tercipta.
"Kami mendapat set-piece dan di papan strategi sebelum pertandingan, dia (Rafa) minta Xabi Alonso untuk melakukan tendangan bebas tertentu."
"Xabi melakukan sebaliknya tapi kami tetap bisa bikin gol, jadi Rafa cuma bilang, 'jangan dengarkan aku, lakukan yang menurutmu baik," papar Gerrard.
Satu hal yang bikin Gerrard heran. Kalau memang kubu Allardyce tak puas atau tersinggung, kenapa mereka tidak langsung bertanya arti gerakannya kepada Benitez.
"Anda bisa mengerti kenapa Sam kesal tapi saya tak bisa memahami kenapa dia tak bicara kepada Rafa dan Sammy Lee seputar hal itu untuk menjernihkannya usai pertandingan. Itu takkan jadi masalah," ceplos Gerrard.
(krs/din)











































