"Kita harus mulai memperhatikan kalau penjualan anak-anak seperti ini harus segera dihentikan. Dalam beberapa kesempatan, kejadian ini bisa diartikan kalau kata 'penculikan' maknanya sudah sulit lagi dibedakan," ungkap Karl-Heinz Rummenigge dalam wawancaranya dengan Sport-Bild seperti dikutip Dailymail.
Dalam beberapa tahun terakhir Arsenal memang dikenal sebagai salah satu klub yang paling gencar berburu pemain yang masih sangat belia. Kebijakan The Gunners tersebut memang terhitung menguntungkan karena banyak di antara pemain tersebut yang kemudian sukses menjadi bintang. Padahal mereka didatangkan dengan biaya murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fabregas adalah contoh yang sangat sempurna untuk kasus ini. Dia didatangkan dari Barcelona pada usia 15 tahun dengan status free transfer, itu dilakukan hanya supaya bisa diberi kontrak saat berumur 16 tahun," pungkas Rummenigge.
(din/arp)











































