Β
Seperti diberitakan sebelumnya, Hyypia akan mengakhiri masa baktinya selama 10 tahun berbaju merah-merah akhir musim ini. Bek Finlandia itu memutuskan melabuhkan karirnya di Bayer Leverkusen untuk dua musim ke depan.
Rafael Benitez sebagai manajer Liverpool, yang telah bekerja sama dengan Hyypia dari tahun 2005, mengaku bahwa klub telah kehilangan seorang pemain luar biasa.
Baginya, Hyypia adalah seorang pemain penting bagi klub, meski dalam beberapa musim terakhir Hyypia mulai kehilangan tempat di tim inti akibat faktor cedera dan kemampuan yang relatif menurun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laga terakhir Liverpool musim ini akan dilakukan melawan Tottenham Hotspur. Benitez mengaku Hyypia belum tentu masuk starting eleven pada partai tersebut, tapi dia yakin itu takkan mengurangi meriahnya penyambutan dari para Liverpudlian.
"Ia akan menerima sambutan yang fantastis dari fans. Mereka (fans) sangatlah luar biasa dan mereka akan mengingat selalu ketika seseorang menjadi pelayan yang baik bagi klub."
"Dia adalah seorang profesional yang fantastis dan pribadi yang sangat baik, dan fans tahu itu," terang sang manajer.
Tercatat sejak hijrah dari Willem II Tilburg, bek usia 35 tahun itu telah bermain sebanyak 317 kali dan menyumbang 22 gol. Gelar Piala UEFA 2001 dan Liga Champions 2005 adalah pencapaian tertinggi Hyypia di klub tersebut.
"Sungguh beruntung sebagai seorang manajer jika mempunyai pemain seperti dia (Hyypia) dan berpengalaman, dia bahkan masih ingin terus belajar. Saya sangat senang bekerja sama dengannya," pungkas Benitez. (mrp/krs)











































