Dengan kontrak AIG yang akan berakhir pada penghujung musim 2009/2010, MU sudah sejak beberapa bulan lalu menghubungi banyak perusahaan di seluruh dunia untuk diajak menjadi sponsor utama yang akan terpampang pada jersey mereka.
Dan kabar kedekatan "Setan Merah" dengan Sahara India Pariwar ternyata benar. Sebuah suratkabar terbitan India, Mumbai, memberitakan kalau bos Sahara India Pariwar, Subrata Roy, akan terbang ke London pada 5 Juni mendatang untuk melakukan pembicaraan lanjutan dengan MU terkait rencana kerjasama kedua pihak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jurubicara Sahara India Pariwar justru membantah kabar yang beredar. Perusahaan yang bergerak di bidang keuangan, percetakan dan real estate itu disebutnya belum menanggapi proposal yang diajukan MU pada mereka, Januari lalu. "Belum ada perkembangan mengenai hal itu," tegas sang jurubicara.
Sahara bukan satu-satunya perusahaan India yang didekati MU karena mereka juga dikabarkan melakukan pendekatan dengan perusahaan otomotif, Tata Group. Perusahaan yang juga bergerak dalam bidang penambangan besi, teknologi informasi, komunikasi dan hotel itu saat ini juga telah mensponsori tim F1 Ferrari.
Beberapa perusahaan lain yang dikabarkan tertarik untuk memajang namanya di jersey MU adalah Air Asia dan Saudi Telecom. (mrp/din)











































