Semangat Terakhir di Gelar Tersisa

Final Piala FA

Semangat Terakhir di Gelar Tersisa

- Sepakbola
Jumat, 29 Mei 2009 06:17 WIB
Semangat Terakhir di Gelar Tersisa
London - Chelsea datang ke Wembley dengan luka kegagalan di Liga Champions. Tak mau terlalu larut dalam suasana muram, armada London Barat bertekad mejuarai piala FA, satu-satunya titel tersisa untuk mereka.

Musim ini, Chelsea lagi-lagi gagal untuk menjuarai Premiership setelah kalah bersaing dengan Manchester United dan Liverpool. Hal yang sama juga mereka alami di Liga Champions.

The Blues tersingkir di babak semifinal Liga Champions oleh Barcelona dengan agregat 1-1--mereka kalah agresivitas gol tandang. Namun, bukan itu saja yang membuat Chelsea sakit hati. Bagaimana cara mereka tersingkir membuat momen itu tak bisa dilupakan begitu saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam laga leg kedua di Stamford Bridge yang berkesudahan 1-1, Tom Henning Ovrebo, wasit yang memimpin pertandingan itu, disebut-sebut melakukan sejumlah
keputusan kontroversial yang merugikan 'Si Biru'.

Perasaan kecewa tersebut masih bersemayam di hati para pemain Chelsea. Michael Ballack adalah salah satunya. Namun kegagalan mereka melaju ke babak final disebutnya sebagai motivasi untuk mengalahkan Everton di final Piala FA, Sabtu (30/05/09).

"Kami memainkan musim yang baik dengan penampilan yang baik pula. Terutama di Liga Champions, saya pikir kami merupakan salah satu tim yang terkuat, jika bukan yang terkuat," tukasnya seperti dilansir Daily Mail.

"Namun kami tidak dapat melangkah ke final. Jadi ini merupakan kesempatan terakhir kami untuk memenangi sesuatu."

Laga itu sendiri merupakan laga penutup musim bagi kedua tim. Bagi para pemain Chelsea semangat terakhir akan dikerahkan agar mereka tak menutup musim ini tanpa gelar.
(roz/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads