Ronaldo, pencetak gol terbanyak MU dalam dua musim terakhir, hijrah ke Madrid dengan rekor transfer dunia sebesar 80 juta poundsterling. Saat Ronaldo pergi, banyak pihak meramal kekuatan MU akan terpangkas banyak.
Prediksi itu sempat sedikit menemui kebenarannya saat MU melakoni tur ke tiga (dari seharusnya empat) negara Asia. Menghadapi lawan yang kelasnya jauh di bawah, beberapa kali pasukan Sir Alex Ferguson sempat kesulitan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi melihat fakta di lapangan, MU tetap tidak seganas ketika masih ada Ronaldo di kanan atau di depan. Serangan dari sisi kanan yang menjadi andalan di era Ronaldo kurang terlihat dalam empat laga di Asia.
Namun keadaan berubah ketika MU mengikuti Audi Cup di Munich. Menghadapi Boca Juniors, The Red Devils bukan cuma menang 2-1, tetapi juga memperlihatkan permainan yang apik dan kepercayaan diri yang tinggi seperti saat ada Ronaldo.
Untuk mengisi posisi Ronaldo di sayap kanan, Ferguson kini punya Antonio Valencia. Pemain Ekuador ini mencetak satu gol dan beberapa kali melakukan pergerakan yang membahayakan gawang lawan.
Teknik Valencia memang tidak sehebat Ronaldo; tak ada step-over yang menyihir penonton atau umpan-umpan ajaib dengan tumit, misalnya. Tapi gelandang 23 tahun itu punya kecepatan dan workrate tinggi yang tidak kalah, atau bahkan melebihi, Ronaldo.
"Penampilan bagus dari Valencia," komentar bek MU John O'Shea di situs klub. "Dia adalah seorang pemain sayap serba bisa yang punya kecepatan mengagumkan."
Atau komentar sanjungan dari Fergie sendiri. "Kami sangat puas dengan pertandingan pertama Antonio. Dia menunjukkan dia punya bakat, keseimbangan dan dia atlet yang bagus. Kita punya sesuatu pada dia," katanya.
Kabar baik kedua adalah dalam hal eksekusi bola mati. Gol Ronaldo dari tendangan bebas ke gawang Arsenal di leg kedua semifinal Liga Champions barangkali bakal jarang terlihat, tapi lagi-lagi MU punya cara lain; melalui kaki pemain lain.
Eksekutor baru tendangan bebas untuk MU adalah Anderson. Pemuda Brasil itu membuka skor 'Setan Merah' ke gawang Boca lewat sepakan bebas kaki kirinya yang akurat.
"Kami punya banyak pemain yang bisa mengambil tendangan bebas. Tapi Anderson jelas telah mengambil tempatnya," ujar O'Shea tentang Anderson yang belum pernah mencetak gol di kompetisi resmi itu.
"Itu akan memberi dia dorongan lebih untuk menendang. Dia punya bakat, dan semoga dia bisa berbuat lebih," harap Ferguson.
Meski Ferguson tidak terlalu puas dengan kemenangan atas Boca, setidaknya kini ia cukup lega dan tak terus 'dihantui' sosok Ronaldo. Karena MU telah melupakan Ronaldo.
(arp/key)











































