Yeung, melalui perusahaannya Grandtop International Holdings, memang tengah berusaha membeli Birmingham. Pekan lalu, Grandtop mengaku siap meningkatkan kepemilikannya di Birmingham menjadi 80 persen.
Grandtop telah menyerahkan jaminan senilai 3 juta pounds dan siap untuk membeli saham seharga 1 pounds per lembar. Artinya, valuasi total The Brummies adalah 80 juta pounds.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum deadline transfer tanggal 1 September, saya berharap saya bisa membeli beberapa pemain yang berguna," sambung pengusaha di bidang perminyakan dan gas ini.
Yeung saat ini memiliki 29,9 persen saham Birmingham dan sudah sempat berupaya menambah kepemilikan pada tahun 2007, namun upaya itu gagal. Bila nantinya dibeli Yeung, Birmingham akan jadi klub Premiership ke-10 yang dikuasai asing.
(arp/roz)











































