Le Havre menuduh 'Setan Merah' telah melakukan tindakan ilegal saat menandatangani pemain mudanya, Paul Pogba.
Ancaman sanksi membayangi MU klub asal Prancis itu memastikan telah meminta FIFA menyelidiki kasus perekrutan Pogba, oleh juara Inggris itu bulan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perkembangan selanjutnya, MU mengirimkan surat resmi kepada Le Havre yang intinya menyatakan keberatan atas tuduhan tim Divisi II Prancis tersebut.
"Sebagai respon atas komentar presiden LE Havre AC, Jean-Pierre Louvel yang tak berdasar, Manchester United mengkonfirmasi bahwa hal itu termasuk dalam kategori kebijakan klub kami dan sudah sesuai dengan aturan sepakbola. Kami tidak menawarkan apa pun, seperti uang tunai atau rumah, atau membujuk orang tua dari pemain yang kami rekrut," demikian keterangan pihak MU seperti dilansir dari BBC.
Pihak Setan Merah siap menuntut Le Havre, bila tuduhan menyangkut Pogba tidak dihentikan. "Manchester United hari ini (Senin) telah mengirimkan surat kepada Le Havre AC. Isinya, kami akan mengambil langkah yang diperlukan bila tuduhan-tuduhan seputar transfer Paul Pogba terus dilancarkan kepada kami. Demikian agar menjadi perhatian."
"Manchester United telah sepenuhnya gembira karena transfer Paul Pogba sudah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh badan dunia, FIFA."
"Sebagai catatan, kami mengumumkan bahwa seluruh dokumen yang berkaitan dengan kontrak pemain yang bersangkutan telah diratifikasi oleh FA dan Premier League."
(nar/mrp)










































