Ramalan bahwa City akan menggusur Arsenal yang banyak dibuat pada awal musim lalu jelas bukannya tanpa alasan. Di satu sisi The Citizens menghabiskan uang ratusan juta poundsterling demi memperkuat skuadnya, sementara di bagian lain The Gunners yang tak menambah kekuatan justru digembosi menyusul hengkangnya Emmanuel Adebayor dan Kolo TourΓ©.
Awalnya Arsene Wenger sempat menepis semua anggapan tersebut setelah meraih dua kemenangan besar di dua pekan pertama. Menghajar Everton 6-1, Arsenal tampak makin mengerikan usai menang telak 4-1 atas Portsmouth, itu belum termasuk kemenangan dengan agregat 5-1 dari Celtic di kualifikasi Liga Champions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini merupakan kali pertama sejak November tahun lalu Arsenal menelan dua kekalahan tandang beruntun, kondisi yang membuat mereka untuk sementara terlempar jauh dari posisi empat besar. Meraih dua kemenangan dan dua kali kalah, Arsenal harus puas duduk di urutan delapan.
City? Sejauh ini Mark Hughes mampu memenuhi ekspektasi maupun prediksi soal kekuatan mereka untuk bersaing di papan atas. City menjadi satu-satunya klub disamping Chelsea yang mampu meraih hasil sempurna setelah lima pekan terlewati.
Guardian bahkan menyebut City telah memiliki mentalitas seperti Manchester United yang mampu keluar dari tekanan di awal babak kedua, saat mereka banyak diserang dan Robin van Persie menyamakan kedudukan.
Secara keseluruhan City sesungguhnya tak lebih baik dari Arsenal, namun mereka unggul dalam serangan balik yang terbukti sangat efektif. Tiga gol penentu kemenangan The Eastlands tercipta hanya dalam kurum 12 menit. Hebatnya lagi, mereka melakukan itu semua tanpa kehadiran Robinho dan Carlos Tevez.
Roda kompetisi memang masih panjang untuk membuktikan benar atau tidaknya soal ancaman The Citizens terhadap Big Four dan prediksi soal tergusurnya Arsenal. Namun justru itulah yang menjadi kelemahan Arsenal dan sekaligus kekuatan City.
The Gunners selama ini dikenal kurang bisa mempertahankan ritme performa, kondisi yang disebabkan tak banyaknya pemain dengan kemampuan merata di bangku cadangan. Padahal itu syarat yang mutlak mengingat mereka harus bersaing di beberapa turnamen sekaligus.
Sementara City, bermodal uang banyak pemiliknya, berhasil mengumpulkan banyak pemain bintang. Di awal musim ini Adebayor bersinar paling bersinar, kalau striker Togo itu nantinya meredup, fans City tak layak khawatir karena mereka masih punya Robinho, Tevez dan juga Roque Santa Cruz.
"Kami membuat pernyataan hari ini. Kami tahu kalau dunia sedang menyaksikan kami saat ini, tapi kami bisa melalui sebuah ujian," ungkap Hughes menyoal pertemuan pertamanya dengan anggota Big Four di musim ini. (din/roz)











































