'Hukum Adebayor yang Lama!'

'Hukum Adebayor yang Lama!'

- Sepakbola
Senin, 14 Sep 2009 04:36 WIB
Hukum Adebayor yang Lama!
Manchester - Fans Arsenal mengutuk keras perbuatan Emmanuel Adebayor. Bahkan mereka meminta asosiasi sepakbola Inggris (FA) untuk menjatuhkan sanksi dalam rentang waktu yang lama bagi Adebayor.

"Saya harap mereka (FA)Β  tidak menggabungkan kasus ini dan membuatnya terlepas dari sanksi yang lain," ungkap perwakilan fans Arsenal, Terry Milner, kepada Manchester Evening News.

Maksud dari pernyataan Milner tersebut adalah diharapkan FA jangan menyatukan dua kasus, karena otomatis bila disatukan, otomatis Adebayor bisa lepas dari sanksi yang lain. Menurut Milner, apa yang telah dilakukan Adebayor itu merupakan dua kasus berbeda dengan jenis sanksi yang berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadi bila Adebayor nantinya dihukum, diprediksi penyerang internasional Togo itu akan absen lama dan bisa terkena denda dengan jumlah besar.

Adebayor menjadi tokoh kontroversial saat Manchester City menundukkan Arsenal 4-2. Selain aksi injaknya pada Robin Van Persie, mantan striker The Gunners itu dianggap melakukan tindakan yang tak layak saat berlari menyeberangi lapangan demi merayakan gol di depan fans Arsenal.

"Apa yang dia lakukan kepada Van Persie adalah sebuah penyerangan dan itu saja mungkin bisa diskorsing lima pertandingan, lalu insiden dengan fans. Saya pikir Gary Neville didenda atas perbuatan sama kala melawan Liverpool beberapa tahun lalu. Jadi, Adebayor juga harus," terangnya lanjut.

Harapan Milner dan pendukung klub London Utara itu lainnya sepertinya bakal terwujud, setelah ketua FA Ian Watmore akan menindaklanjuti kasus Adebayor itu. Dan investigasi pun tampaknya akan dilakukan pada Senin (14/9/2009) dan segera mungkin Mark Hughes akan mendapat jawaban akan sanksi yang bakal diterima anak buahnya itu.

"Kami akan melihatnya pada hari Senin lalu membawanya ke proses pelanggaran kode disiplin. Tim kami yang terkait akan melihat secara baik-baik dua insiden itu dan akan mengumumkannya kepada media minggu depan," ucap Ian kepada BBC Radio yang dilansir Reuters.

"Hukuman nantinya adalah keputusan dari masing-masing komisi, bila kami sudah lebih jauh mendalami kasus itu," demikian Ian. (mrp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads