Bermain di Anfield, Selasa (10/11/2009) dinihari WIB Liverpool menjalani pertandingan yang tidak mudah ketika menghadapi Birmingham. The Reds bahkan dipaksa tertinggal 1-2 lebih dulu di babak pertama.
Setelah melakukan serangkaian serangan ke jantung pertahanan Birmingham, Liverpool akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti yang dilesakkan Steven Gerrard di menit 71.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Carlsley sendiri langsung memberikan pernyataan protes sesaat setelah laga berakhir. Kapten Birmingham itu mengklaim bahwa dirinya sama sekali tidak menyentuh Ngog.
Dan rupanya apa yang dikeluhkan oleh kubu Birmingham itu juga tidak disangkal oleh Liverpool. Manajer Rafa Benitez sendiri kurang yakin jika insiden jatuhnya Ngog itu layak mendapat hadiah penalti.
Meski begitu pelatih asal Spanyol ini tetap merasa tidak puas dengan hasil akhir yang tercermin. Menurut Benitez, Liverpool berhak memperoleh tiga angka karena mengusai jalannya laga.
"Saya pikir sangat sulit untuk menjelaskan mengapa kami tidak bisa menang, kami memiliki banyak peluang dan menguasai laga," tuturnya di situs resmi klub.
"Namun pada akhirnya kita meributkan soal penalti, apakah itu ya atau tidak, mungkin saja itu tidak.Β Saya telah berbicara dengan David (Ngog) dan dia mengatakan bahwa itu mungkin bukan penalti. Namun kami berhak menang karena memiliki banyak kesempatan," lanjutnya.
(nar/arp)











































