Ngog dituding Birmingham City menjadi perampok kemenangan mereka. Pada menit 71 laga, penyerang The Reds ini terjatuh di kotak terlarang setelah dilanggar Lee Carsley. Dari tayangan ulang televisi menunjukkan bahwa Carsley membuat kontak yang sangat minim dengan Ngog.
Liverpool kemudian mendapatkan penalti dan Steven Gerrard yang menjadi algojonya sukses melakukan tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga akhir laga. Birmingham yang sebelumnya sudah unggul 2-1 pun harus puas hanya meraih satu poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Carsley justru berkomentar lebih keras lagi. "Saya sangat yakin tak menyentuhnya. Saya kemudian berkata pada wasit 'Beri saya kartu kuning atau kartu merah, itu akan membuat saya merasa lebih baik'."
"Saya yakin dia juga punya keluarga. Yah, bila saya jadi dia, saya akan pulang ke rumah dengan perasaan malu," semburnya, menyindir Ngog.
Komentar yang lebih adem akhirnya dikeluarkan oleh bek Birmingham, Scott Dann. Ia hanya mengatakan bahwa kejadian seperti itu harusnya tak boleh terulang lagi dengan FA lebih keras dalam bertindak.
"Satu-satunya cara untuk menghentikan hal seperti ini adalah menghukum mereka yang berbuat curang, dan itu wewenang FA untuk melakukannya," kata Dann di Daily Mail.
"Peraturan bisa diubah untuk membersihkan sepak bola dan itu perlu dilakukan. Yang berbuat curang harus dihukum berat. Semua orang yang melihat insiden itu tahu bahwa ia diving. Itu sangat jelas," tandasnya. (roz/din)











































