Kegagalan melangkah ke babak 16 besar Liga Champions adalah lanjutan dari serangkaian hasil menyedihkan yang diraih Liverpool di musim ini.
The Reds saat ini terpaut 13 poin dari Chelsea di puncak klasemen setelah menelan lima kekalahan dari 13 laga Premiership. Di Piala Carling, Steven Gerrard dkk juga sudah tersingkir, yang membuat peluang mereka menyudahi musim dengan meraih titel juara semakin tipis.
Namun serangkaian hasil buruk tersebut sepertinya belum menjadi dasar yang cukup untuk menerbitkan surat PHK pada Rafa. Usai terdepak dari Liga Champions, posisinya di Anfield malah dijamin masih aman.
"Anda tak bisa memprediksikan sebuah gol telat, yang sayangnya telah membuat kami menderita kegagalan di Liga Champions. (Hasil) itu bukan dasar untuk membuat keputusan manajerial," ungkap Managing Director The Reds, Christian Purslow di Skysport.
Gol telat yang dimaksud Purslow di atas adalah saat Steven Gerrard cs menderita kekalahan kandang dengan skor 1-2 atas Lyon. Saat itu Cesar Delgado membuat publik Anfield tertunduk dengan golnya di menit 91.
Saat melawat ke Prancis, lagi-lagi Liverpool kebonolan gol di menit akhir. Unggul lebih dulu lewat Ryan Babel, gawang Pepe Reina dijebol Lisandro Lopes di menit 90. Dua hasil tersebut kemudian membuat langkah Liverpool lolos jadi tergantung pada laga klub lain (Fiorentina).
"Kami tidak menjalankan bisnis kami dengan cara seperti itu. Rafa baru saja menandatangani kontrak berdurasi lima tahun, dia baru akan menjalani kontrak itu, jadi tak pantas mendiskusikan hal itu," pungkas Purslow.
(din/roz)











































