Cerita berawal kala Bullard sukses mencetak gol panyeimbang ke gawang City di menit 82 via tendangan penalti yang akhirnya membuat laga berakhir dengan skor 1-1 di City of Manchester Stadium, Sabtu (28/11/2009) malam WIB.
Bagi tuan rumah gol Bullard tersebut membuat mereka tertunduk lesu karena mereka mendapati tujuh hasil seri beruntun di Liga Inggris.Β Kondisi yang sangat kontras terlihat di kubu Hull, yang menyambut dan kelak mengenang gol tersebut dengan penuh canda tawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain berusia 31 tahun itu berdiri dan terlihat marah-marah kepada rekan-rekannya yang sudah duduk melingkarinya. Sambil komat-kamit dia menudingkan jarinya kepada pemain-pemain Hull seperti memberikan instruksi.
Apa yang sebenarnya dilakukan Bullard? Pemain bernomor punggung 21 itu rupanya sedang mengulang aksi marah unik yang dilakukan Brown pada boxing day tahun lalu, di mana Hull digelontor 1-5 di tempat dan oleh tim yang sama.
Disinyalir saking kesalnya lantaran kebobolan empat kali di babak pertama, Brown tidak mau memberikan instruksi di ruang ganti namun melakukannya di tengah-tengah lapangan. Dia berdiri di tengah-tengah pemain-pemain Hull yang duduk mengitarinya, persis yang dilakukan Bullard.
Lalu bagaimana tanggapan Brown dengan aksi Bullard cs? Alih-alih marah, dia malah dibuat terpingkal-pingkal dengan aksi yang bisa disebut menyentil dirinya tersebut. Bahkan mantan manajer Derby County ini tidak bisa menahan ketawa dan sampai-sampai tidak bisa memberi ucapan selamat kepada anak asuhnya seusai laga.
"Saya tidak bisa menyelamati anak-anak karena masih dibuat terbahak-bahak," tuturnya di Daily Mail.
"Sepakbola itu tentang timing dan timing dari selebrasi itu cukup sempurna karena gol dicetak di Eastland dan dirayakan di depan fans Hull."
Sedangkan Bullard mengatakan bahwa dirinya dan rekan-rekan telah menyiapkan aksi selebrasi seperti itu sejak hari Jumat. Tentang siapa yang berada di posisi 'manajer' tergantung pada siapa yang menjadi pendulang gol.
"Kami memutskan untuk melakukannya kemarin malam. Ini merupakan sedikit olok-olok untuk dirayakan seusai kami mencetak gol. Dan kami sepakat siapa pun yang mencetak gol kemenangan atau penyama kedudukan, dia yang akan menjadi yang menuding-nudingkan jari," bebernya di BBC. (arp/din)











































