Soal bakal rutuhnya dominasi The Big Four sesungguhnya sudah jadi isu hangat sejak Liga Inggris musim 2009/10 mulai bergulir. Belanja luar biasa Manchester City, performa Aston Villa dan Tottenham Hotspur yang terhitung stabil sebagai kuda hitam jadi dasar teori tersebut.
Jelang kompetisi masuk setengah musim, indikasi ke arah tersebut makin jelas. Meski The Blues dan The Red Devils masih berdiri di posisi puncak, persaingan di papan atas berjalan lebih ramai dengan ada tujuh tim dianggap punya peluang jadi juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fakta menghilangnya Big Four juga didukung dengan kekalahan mengejutkan yang sudah diderita Chelsea, MU, Arsenal dan terlebih Liverpool.
The Blues sempat takluk di antaranya oleh Wigan Athletic dan Aston Villa, sedangkan The Red Devils sempat bertekuk lutut juga oleh Villa dan bahkan Burnley. Di samping The Reds yang sudah enam kali tumbang, tim 'Gudang Peluru' juga tidak tak terkalahkan karena sudah empat kali tak dapat poin, salah satunya dari Sunderland.
Β
"Beragam hal berubah dengan cepat. Apa yang terlihat dan bisa dipastikan adalah bahwa kondisi seperti ini hanya jangka pendek. Tak ada kondisi yang mapan."Β Β Β
"Saya sudah mempelajari sesuatu sejak awal musim hingga sekarang bahwa setiap tim harus dipandang dengan sangat serius dan kami juga harus serius, berkomitmen juga fokus," pungkas pria asal Prancis itu.
(din/krs)











































