Sementara pesaing utama mereka, Chelsea, masih menunjukkan performa yang relatif konsisten, The Red Devils mulai sering tersandung. Sebagai bukti, dalam tiga laga terakhir di liga mereka menelan dua kekalahan.
Kekalahan pertama diderita mereka di kandang sendiri kala berhadapan dengan Aston Villa. The Villans sukses memanfaatkan pincangnya pertahanan skuad MU, yang ditinggal beberapa bek utamanya, dengan kemenangan 1-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika sukses menundukkan West Ham, The Blues bakal memiliki keunggulan enam angka atas MU. Chelsea pun bakal menjadi penguasa mutlak pada saat Natal, saat yang mana kerap menjadi tolok ukur apa yang bakal terjadi di akhir musim.
Sir Alex Ferguson pun sadar bahwa klubnya kini tengah terancam. Manajer asal Skotlandia ini hanya berharap kekalahan dari Fulham tak berimbas pada hilangnya gelar di akhir musim.
"Saya tak berharap keadaan di liga saat ini tidak terlalu merusak kami. Saya tak berharap keadaan ini tak membuat kami membayar dengan kegagalan di liga," ujarnya kepada MUTV.
Fergie kini hanya berharap agar barisan pertahanannya segera komplet. Saat ini Mu tengah ditinggal dua bek tengah utamanya, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic. Selain keduanya, mereka juga ditinggal Wes Brown, Gary Neville, John O'Shea, Jonny Evans dan si kembar Rafael-Fabio da Silva. Hal ini menjadikan hanya Patrice Evra dan Ritchie de Laet sebagai bek murni yang masih fit.
"Kami membutuhkan bek-bek kami kembali untuk menyelamatkan peluang kami di liga, tak ada hal lain lagi. Jika kami memiliki mereka kembali, kami akan bangkit lagi."
"Lebih cepat mereka kembali lebih baik. Mereka tengah berusaha. Tim medis dan fisioterapis tengah berusaha keras untuk membuat mereka segera kembali. Saat ini kami belum melihat cahaya di ujung terowongan," tukasnya. (roz/a2s)











































