Penilaian yang dilontarkan oleh kapten Inter Milan Javier Zanetti tersebut bukan tanpa alasan. Setidaknya sejauh ini Mancini sudah sukses mengantar Inter Milan tiga musim beruntun juara Seri A, kendati dia belum bisa mengangkat trofi Liga Champions seperti halnya Ancelotti dan Mourinho.
"Roberto Mancini adalah seorang pelatih besar dengan karakteristik seperti Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti. Seperti mereka, dia menginginkan tanggung jawab total dari para pemainnya dan tingkat intensitas dalam sesi latihan. Anda harus komit dan mematuhi perintahnya atau Anda takkan masuk skuad," ucap Zanetti di Guardian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rui Costa, pemain lain yang pernah dilatih Mancini di Fiorentina, menyingkap sisi lain sang allenatore yang telah sukses membuatnya mendapat respek dan pengakuan. Mancio --demikian Mancini biasa disapa-- bukan hanya tegas seperti penilaian Zanetti, tapi juga simpatik dan punya pendekatan personal yang oke.
"Aku harus mengakui pada awalnya aku penasaran bagaimana Mancini sebagai manajer. Saat masih bermain, dia sedikit arogan di lapangan. Tapi saat dia tiba di Fiorentina, aku menemukan seorang pria sederhana yang tak terlalu formal, yang menciptakan atmosfer positif."
"Dia bicara dengan orang-orang, dia mendengarkan, dia bertanya. Dia tidak takut atau sibuk sendiri, dia hanya memiliki semangat luar biasa untuk segera mulai," simpul mantan pemain internasional Portugal tersebut.
(krs/a2s)











































