Pernah berkostum MU dan kini membela City, Tevez jadi sorotan jelang duel City kontra MU di leg pertama semifinal Piala Carling, Rabu (20/1/2010) dinihari WIB. Penyerang asal Argentina itu baru bergabung dengan City musim panas lalu setelah menjalani dua tahun masa peminjaman dengan MU.
Peluang MU untuk membuat Tevez menjadi pemain permanen sebenarnya ada. Tapi 'Setan Merah' tidak mengambilnya karena tak sepakat dengan permintaan harga transfer sebesar 25 juta poundsterling dan gaji sekitar 150 ribu poundsterling per pekan yang diminta para penasihat Tevez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Manajer MU Sir Alex Ferguson sudah mengaku tidak menyesal sudah melepas begitu saja kesempatan merekrut Tevez sehingga dia pergi ke klub rival. Keputusan Fergie itu pun dapat dukungan dari kapten MU Gary Neville yang menilai Tevez kemahalan.
"Saya tak bisa tidak setuju dengan keputusannya perihal Tevez. Buat kami dia pemain yang bagus, tapi jika permintaan finansialnya terlalu tinggi maka begitulah adanya. Para pemain bagus lain pernah meninggalkan klub ini, itu bukan kali pertama terjadi," ceplos Neville di Mirror.
"Kami punya manajer terbaik di dunia yang jago menyusun tim, dia sudah melakukannya dengan sukses selama 20 tahun. Tak banyak orang yang meragukannya selama ini dan keputusan dia sudah terbukti kebenarannya," lanjut bek kanan tersebut.
Akan tetapi, Ian Wright yang mantan penyerang Arsenal adalah salah satu orang yang tak sepaham dengan keputusan MU melepas Tevez. "Saya pikir Tevez sukses besar berseragam merah dan saya hanya bisa menyimpulkan bahwa melepasnya adalah sebuah kesalahan," tulis Wright dalam kolomnya di The Sun.
Salah satu alasan ketidakinginan MU mempertahankan Tevez boleh jadi karena mereka juga sudah punya Berbatov, yang datang ke Old Trafford semusim setelah Tevez dipinjam --Tevez gabung Agustus 2007, Berbatov gabung September 2008. Padahal jika dibandingkan, Wright memberi nilai lebih tinggi ke Tevez ketimbang Berba.
"Carlos sudah membuat 15 gol musim ini, dua kali lebih banyak daripada Berbatov. Berbatov juga tak bikin gol ke gawang rival berat dalam berebut titel, korbannya hanyalah tim seperti Burnley, Hull dan Wolves."
"Buat saya, Dimitar Berbatov, yang menggantikan Tevez, belum melakukan hal yang cukup di MU untuk membuktikan dirinya layak dihargai 32 juta poundsterling yang dibayarkan saat dia direkrut dari Spurs," cetus Wright.
Tevez sendiri tentu harus berusaha membuktikan bahwa penilaian Wright itu tak keliru, dan analisa yang tidak tepat tentang dirinya justru datang dari kubu MU. Cara terbaik untuk menunjukkannya tentu adalah dengan bikin gol ke gawang MU dan membawa kemenangan untuk City. Bisa, Tevez?
(krs/a2s)











































