Duo Sullivan-Gold menggelontorkan dana 105 juta poundsterling (Rp 1,59 triliun) untuk membeli 50 persen saham West Ham dan bakal mengambil alih utang klub. Demikian kabar yang dilansir Daily Mail.
Kepastian pembelian saham West Ham ini didapat pada Senin (18/1/2010) malam waktu setempat. Sullivan dan Gold bersaing ketat dengan Toni Fernandes (pemilik Air Asia) dan konsorsium InterMarket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perpindahan kepemilikan ini memberikan angin segar untuk West Ham yang sementara masih terpuruk di peringkat 16 klasemen sementara Liga Inggris. Sullivan dan Gold berjanji menggelontorkan uang untuk belanja pemain sebelum akhir bulan.
Setidaknya, sudah ada dua pemain yang masuk dalam bidikan West Ham. Striker Manchester City Benjani Mwaruwari dan penyerang AS Monaco Eidur Gudjohnsen bakal coba diboyong ke London barat.
Meski berganti pemilik, posisi manajer Gianfranco Zola dipastikan aman. Sebelumnya, kegagalan mengangkat prestasi The Hammers membuatnya kencang diisukan akan digusur oleh Mark Hughes.
Selain itu, Sullivan dan Gold juga berniat untuk memindahkan markas West Ham dari Upton Park ke Stadion Olimpiade London setelah penyelenggaraan Olimpiade 2012.
Pembelian West Ham oleh duet Sullivan dan Gold menjadikan mereka kembali sebagai klub milik orang Inggris. Pemilik West Ham sebelumnya, Eggert Magnusson, adalah orang Islandia.
Foto: David Gold (kiri) dan David Sullivan, saat keduanya masih berkuasa di Birmingham City. (AFP/Ian Kington)
(arp/a2s)











































