Manchester United gagal memetik kemenangan dalam lawatan ke Manchester City di leg pertama babak semifinal Piala Carling. Sempat lebih dulu unggul melalui Ryan Giggs, tuam rumah membalas dan membalikkan kedudukan menjadi 2-1 lewat dua gol Tevez.
Peluang The Reds Devils untuk melaju ke Wembley, tempat laga final dilangsungkan Februari mendatang, memang masih terbuka lebar. Kemenangan 1-0 saja dalam laga kedua di Old Trafford pekan depan sudah akan cukup mewujudkan hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sempat dua musim bermukin di MU, status Tevez saat itu memang cuma pinjaman. Saat durasinya habis, 'Setan Merah' menolak memenuhi harga beli sang striker yang berada di kisaran 25 juta poundsterling. Alasannya: harga tersebut terlalu tinggi.
Meski kemudian mengklaim mau memenuhi tuntutan yang diajukan, Tevez sudah terlanjur berniat pergi. Dari sini rasa sakit hati MU sudah muncul karena mantan pemain West Ham United itu memilih Manchester City.
Di City of Manchester Stadium, Tevez harus bersaing dengan beberapa striker papan atas yang juga baru dibeli. Tapi dia terbilang beruntung karena masih sering diberi kesempatan main oleh Mark Hughes dan kemudian Roberto Mancini.
Belakangan pesepakbola 25 tahun itu makin menunjukkan kelasnya dengan rajin menyumbang gol. Dalam 10 pertandingan terakhir di semua kompetisi, jebola Boca Juniors itu mencetak 12 gol, termasuk dua ke gawang MU dinihari tadi.
Beberapa waktu lalu Sir Alex sempat menyatakan kalau dirinya tak menyesal membiarkan Tevez pergi. Tapi setelah apa yang dipertunjukkan sang striker dalam beberapa pekan ke belakang, plus kondisi MU yang dianggap labil, Fergie boleh saja merasa menyesal.
"Saya tak punya apa-apa untuk dibuktikan, saya terus melangkah dan menatap masa depan. Saat Anda masih muda, Anda bermimpi bisa bermain di final besar, jadi punya kesempatan bermain di Wembley adalah sesuatu yang fantastis buat saya," sahut Tevez. (din/key)











































