Bertanding di Emirates Stadium, Kamis (21/1/2010) dinihari WIB, Arsenal harus tertinggal 1-2 dari Bolton Wanderers di babak pertama. Tim tamu sudah unggul lebih dulu di menit ketujuh lewat Gary Cahill, sebelum Matthew Taylor menggandakannya lewat titik putih di menit 28.
Momentum untuk Arsenal muncul ketika Tomas Rosicky dua menit menjelang jeda. Gol tersebut membuat Arsenal memulai babak kedua dengan beban lebih ringan. Malahan mereka sukses menyamakan kedudukan tujuh menit selepas istirahat lewat Cesc Fabregas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan dengan selisih dua gol ini membuat Arsenal unggul agresivitas gol atas Chelsea, yang terpaksa lengser ke posisi dua meski memiliki poin sama (48). Wajar apabila Wenger memuji pasukannya, apalagi tak banyak yang memprediksi timnya bakal berada di atas pada awal musim.
"Saya percaya kami memiliki banyak kesempatan dan spirit yang fantastis. Saya juga percaya tim ini tak akan pernah menyerah dan mereka telah menunjukkannya lagi malam ini," ujar Wenger kepada Sky Sports.
Pelatih berkebangsaan Prancis itu juga menyebut bahwa gol Rosicky jugalah yang membuat Bolton menjadi goyah. Ia juga berterima kasih atas gol itu karena telah mengembalikan kepercayaan diri anak buahnya.
"Gol itu menciptakan keraguan di benak mereka dan menciptakan kepercayaan diri di benak kami. Jadi, benar jika itu adalah perubahan terbesar dalam pertandingan ini." (roz/din)











































