Kepindahan Tevez ke City terkait dengan status kontraknya yang tak kunjung dipermanenkan. Para petinggi MU menilai harga yang diminta agennya, Kia Joorabchian, terlalu mahal.
Meski pernah mengaku betah berada di Old Trafford, pemain berkebangsaan Argentina itu pun akhirnya memutuskan untuk menyebrang. Toh pada akhirnya Tevez tak menyesali keputusannya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa saya sudah ditunjukkan bahwa saya berada di klub yang tepat. Semua orang tahu bertapa pentingnya fans bagi klub ini, dan jika saya bisa membuat mereka bahagia, itu adalah sebuah kehormatan."
"Saya pikir fans United paham bahwa saya sudah berusaha keras. City adalah klub saya sekarang, tempat di mana saya merasa bagian dari segalanya. Mungkin di United tak selamanya seperti ini," tukasnya.
Kepergian Tevez ke City sempat berbuntut pada perang mulut antara dirinya dan Gary Neville. Kapten MU itu menyebut, Sir Alex Ferguson benar melepasnya lantaran Tevez tak layak dihargai mahal.
Tevez kemudian sempat membalas dengan mengatakan, Neville mengatakan demikian hanya agar terlihat bagus di hadapan sang manajer.
(roz/arp)











































