Pada pertandingan yang dihelat di Emirates Stadium, Minggu (31/1/2010) malam WIB, Arsenal dibuat porak-poranda oleh tusukan dan kecepatan Nani dari sisi kanan. Ketajaman Rooney, yang memang tengah on-fire dalam beberapa pertandingan terakhir, akhirnya menjadi pelengkap.
Satu gol MU lainnya lahir dari kaki Park Ji-Sung, sedangkan Arsenal hanya bisa membalas lewat Thomas Vermaelen. Pil pahit ini membuat 'Tim Gudang Peluru' selalu menelan kekalahan pada dua pertemuan di Premier League melawan The Red Devils.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi, Wenger tak setuju jika menyebut bahwa kekalahan timnya kali ini disebabkan oleh kedua pemain itu. Pelatih asal Prancis ini lebih menyoroti ofensivitas pasukannya, serta bagaimana lalainya mereka dalam bertahan.
Terbukti pada gol kedua Rooney bisa dengan leluasa masuk ke area kotak penalti, sementara di sekitarnya ada lima orang bek Arsenal yang gagal mengawasinya.Β
"Hal ini sangat sulit diterima, tetapi begitu mudah dijelaskan, kami buruk dalam bertahan dan menyerang. Kami tak menampilkan permainan yang seharusnya dan karena itulah kami kalah. Kami terlalu naif," ujar Wenger di ESPN Star.
"Bukan cuma Rooney yang memberi kami masalah. Kami terlalu membuka ruang untuk mereka dan Rooney berhasil memanfaatkannya," tukas pelatih asal Prancis ini.
(roz/krs)










































