Santini Tertarik Latih Tottenham

Santini Tertarik Latih Tottenham

- Sepakbola
Rabu, 28 Apr 2004 14:27 WIB
Jakarta - Pelatih timnas Prancis Jacques Santini mengungkapkan ketertarikannya melatih klub Inggris Tottenham Hotspur. Jika memang ada tawaran, ia menyatakan siap untuk membicarakannya.Ketertarikan tersebut dikemukakan Santini menyusul akan berakhirnya tugasnya sebagai pelatih Les Bleus usai Piala Eropa 2004. "Jika Tottenham menghubungi saya dan ingin mengadakan pembicaraan, saya siap mendengarkannya," ujar Santini dalam Sportinglife, Selasa (27/4/2004).Pelatih berusia 52 tahun ini menangani timnas Prancis pasca Piala Dunia 2002. Ia menggantikan Roger Lemerre setelah Zinedine Zidane cs tampil amburadul dan tidak lolos dari babak penyisihan grup. Lebih buruk lagi, juara bertahan itu gagal memasukkan satu gol pun ke gawang lawan.Di tangan Santini penampilan Prancis cukup mengagumkan. Babak penyisihan Euro 2004 mereka lewati dengan hasil sempurna. Kemampuan Santini juga sudah terbukti saat membawa Olympique Lyon menjuarai Liga Prancis untuk pertama kalinya pada musim 2001-2002.Santini mengaku punya keinginan yang tinggi untuk melatih di luar tanah kelahirannya. "Saya selalu memikirkan suatu hari akan melatih di luar negeri, dan saya sangat tertarik dengan Tottenham jika mereka menginginkan saya melatih di sana," tuturnya.Saat ini Tottenham Hotspur tidak memiliki pelatih tetap. Setelah pemecatan Glenn Hoddle September tahun lalu, direktur teknis David Pleat merangkap sebagai caretaker manajer. Klub London ini telah mengumumkan bahwa mereka akan merekrut pelatih baru sebelum musim ini berakhir.Selain Santini, ada beberapa nama lain yang disebut-sebut akan mengisi kursi kepelatihan Spurs, di antaranya pelatih Chelsea Claudio Ranieri, pelatih Italia Giovani Trapattoni, pelatih Porto Jose Maurinho, dan pelatih Middlesbrough Steve McClaren.Jika Santini jadi bekerja di White Hart Lane, ia akan bertetangga dengan rekan senegaranya, Arsene Wenger, yang juga melatih klub London, Arsenal. Saat ini Spurs berada di posisi 16 klasemen sementara Liga Inggris, dan masih harus berjuang di tiga pertandingan sisa agar tidak telempar ke divisi satu musim depan. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads