Arsenal tengah duduk nyaman di posisi tiga klasemen Liga Primer dengan poin 72 hasil dari 36 laga. Dengan hasil itu 'Gudang Peluru' tak lagi dapat bersaing berebut gelar dan sulit dikejar si posisi tiga Tottenham Hotspur --Spurs punya 67 poin dengan selisih gol yang jauh ketinggalan dari Arsenal, dan dua laga sisa.
Dengan demikian, laga melawan Blackburn Rovers, Selasa (4/5/2010) dinihari WIB, takkan terlalu punya dampak besar buat posisi Arsenal, kendati bukan berarti pertandingan ini tidaklah penting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi bisa mencapai hasil yang lebih baik lagi di musim depan, Arsenal pun butuh perbaikan. Entah apakah mereka akan nanti merekrut pemain baru, tapi yang pasti Wenger mau para pemain yang sudah ada harus bisa lebih baik lagi.
Lukasz Fabianski yang berdiri di bawah mistar gawang sebagai kiper kedua Arsenal adalah salah satu yang Wenger soroti penampilannya. Kiper Polandia berusia 25 tahun itu belakangan dipercaya mengawal gawang Arsenal, dengan hasil yang bervariasi.
Dua pekan lalu saat Arsenal berjumpa Wigan, Fabianski turut berperan dalam bikin Arsenal keok setelah gawangnya kebobolan tiga gol dalam kurun waktu sepuluh menit. Saat itu Wigan menang 3-2 usai ketinggalan dua gol lebih dulu.
Bulan Februari lalu Fabianski melakukan kesalahan fatal ketika Arsenal berjumpa Porto. Saat itu dia menangkap back-pass Sol Campbell dengan tangannya, membuat Porto mendapat tendangan bebas dan bikin gol dari peluang tadi.
Untungnya penampilan Fabianski membaik saat melawan Manchester City sembilan hari lalu. Dia berhasil menjaga gawangnya tetap perawan dalam skor akhir 0-0. "Reaksinya lawan City bagus. Dia perlu hasil seperti itu usai partai Wigan," puji Wenger
Akan tetapi, Fabianski belum boleh menarik nafas lega dulu. Sebaris pujian Wenger tadi juga dibarengi dengan tuntutan untuk tampil lebih baik. "Dia harus menunjukkan bahwa dia bisa konsisten, karena saya tahu dia punya bakat."
"Dia sudah menunjukkan bahwa dia punya mental kuat di laga lawan City dan target berikutnya adalah membuktikan bahwa dia konsisten," tantang Wenger.
Tantangan lain lantas diberikan Wenger untuk pemain asal Prancis Samir Nasri. "Nasri itu seperti (Robert) Pires. Dia pekerja keras dan penggiring bola yang baik. Jika Nasri mampu bikin gol yang dibuat Pires (untuk Arsenal), dia akan luar biasa."
Bisa?Β
Β
(krs/nar)











































