Chelsea akhirnya keluar sebagai juara Liga Inggris musim ini setelah meraih kemenangan telak 8-0 atas Wigan Athletic di Stamford Bridge, Minggu (/5/2010) malam WIB. The Blues keluar sebagai juara dengan keunggulan satu poin atas Manchester United.
Bagi pasukan biru asal London ini, kemenangan musim ini bisa jadi tak mudah mengingat mesti menunggu hingga pekan ke-38. Dalam perjalanannya, Chelsea juga harus menelan enam kekalahan dan lima hasil imbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terima kasih untuk Ancelotti atas rentetan hasil itu. Pelatih berkebangsaan Italia ini tak pernah tegang kala Chelsea berada di dalam tekanan. Pemain-pemain Chelsea selalu mengungkapkan kalau si bos mampu membawa suasana rileks ke dalam ruang ganti.
Bahkan ketika performa Chelsea menurun, dan membuat posisi kepelatihannya goyah, Ancelotti tak menunjukkan sikap panik. Mantan pembesut AC Milan ini membuktikan, hasil akhir berbicara banyak. Kritik boleh datang dan pergi, tetapi menjadi juara adalah menjadi juara.
Tiga musim hampa gelar Premier League pun habis sudah. Ancelotti menuntaskan apa yang tak bisa diraih oleh Avram Grant, Luiz Felipe Scolari atau pun Guus Hiddink. Kalau pun ada cacat darinya musim ini, itu adalah kegagalannya membawa Chelsea ke final Liga Champions--seperti apa yang diharapkan bos besar Chelsea, Roman Abramovich.
Hasil ini membuat Ancelotti menyamai prestasi Jose Mourinho yang langsung menjadi juara ketika pertama kali datang pada musim 2004/2005. Hanya saja, Mourinho mampu mengulangi prestasi serupa semusim berikutnya. Bisakah Don Carletto juga menyamainya?
(roz/krs)











































