Gol Drogba tersebut membuat 'Si Biru' membawa pulang Piala FA musim ini. Alhasil lengkap sudah keberhasilan Chelsea di tanah Inggris setelah sebelumnya sukses menjuarai Premier League.
Itulah pertama kalinya dalam sejarah klub kedua trofi paling bergengsi tersebut berhasil dikawinkan. Bagi Terry, kesuksesan menorehkan sejarah bagi klubnya itu adalah sebuah pencapaian spesial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terry juga merasa bersyukur dengan gol Drogba. Gol yang tercipta dari sebuah tendangan bebas itu membuat The Blues memecahkan kebuntuan setelah sebelumnya banyak peluang mereka mentah akibat tiang gawang.
Chelsea juga patut berterimakasih kepada Petr Cech yang berhasil menggagalkan penalti Kevin-Prince Boateng, beberapa menit sebelum gol Drogba tercipta.
"Saya pikir keberuntungan kami sudah habis, tetapi tendangan bebas Didier sangat hebat," tukasnya.
Kalau pun ada yang merusak mood sang kapten, maka itu adalah rumput lapangan Wembley. Terry mengeluhkan kondisinya dengan menyebut rumput Wembley adalah yang terburuk yang pernah mereka temui sepanjang musim ini.
"Lapangannya menghancurkan final. Mungkin ini adalah lapangan terburuk yang pernah kami temui sepanjang musim ini. Kondisinya tak cukup bagus untuk stadion seperti Wembley."
(roz/nar)











































