'Dalglish Sajalah, Liverpool'

'Dalglish Sajalah, Liverpool'

- Sepakbola
Kamis, 10 Jun 2010 13:56 WIB
Dalglish Sajalah, Liverpool
Liverpool - Pendukung Liverpool tengah menanti siapa yang bakal menggantikan Rafael Benitez sebagai pelatih mereka. Setelah beberapa nama tenar, kini muncul nama legenda The Reds, Kenny Dalglish.

Dalglish tak pantas masuk dalam kategori "biasa-biasa saja" di Anfield. Baik sebagai pemain atau pun pelatih, ia pernah memberikan banyak gelar bagi Liverpool.

Sebagai pemain, ia pernah membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris sebanyak enam kali. Sementara sebagai pelatih, ia mempersembahkan tiga trofi juara. Ditambah pengetahuan luar-dalam soal klub, mengapa Liverpool tak menunjuknya sebagai pengganti Benitez saja?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sempat bertemu Dalglish pekan lalu dalam acara UNICEF di Old Trafford dan melihat hasrat, keinginan--dan tentu saja pengetahuan--yang dimilikinya terhadap sepakbola," tulis bintang Liverpool di era 90-an, Jamie Redknapp, di Daily Mail.

"Jika ada argumen yang mengatakan, dia terlalu sudah lama meninggalkan pertandingan, Anda tak tahu bagaimana dia membicarakan hal-hal itu--line-up, formasi, pemain. Dia telah mengobservasi dan membangun pengetahuannya. Dia siap kembali berhadapan dengan sepakbola," lanjutnya.

Redknapp juga menulis, Dalglish adalah sosok yang sangat mementingkan kepercayaan pemain. Suatu hal yang telah dihilangan Benitez dalam tahun terakhirnya di Anfield.

"Saya ingat hari pertama saya di sana, memikirkan bagaimana caranya bertahan ketika jauh dari ayah dan ibu. Dia mengundang saya ke rumahnya, di mana istrinya, Marina, memasak ayam dan pasta. Lalu, kami berbincang-bincang soal sepakbola, lalu ia menyuruh saya tidur."

"Ketika itu malam belum terlalu larut dan saya agak terkejut. Tetapi, Anda tak bisa berdebat dengan The Great Kenny. Jadi, saya pun pergi tidur."

"Saya pernah berbicara dengan beberapa pemain Liverpool, tetapi Anda tak butuh melakukannya untuk melihat betapa kecewanya mereka musim lalu. Manajer telah kehilangan kepercayaan."

"Mental mereka jatuh. Para pemain merasa kesal dan merasa kalah. Anda tak bisa memperlakukan pemain-pemain Liverpool seperti itu!" Tegas Redknapp.

Nama Dalglish muncul setelah Liverpool dikabarkan tertarik untuk menarik nama-nama beken lainnya seperti Sven-Goran Eriksson, Guus Hiddink dan Frank Rijkaard. Tapi Dalglish punya satu catatan yang mungkin bisa membalikkan keadaan Liverpool musim depan.

Pria kelahiran Glasgow, Skotlandia, itu tercatat sebagai manajer terakhir yang mampu memberikan gelar Liga Inggris untuk Liverpool. Dalglish-lah yang membawa Liverpool juara pada musim 1989/90, yang mana kala itu Inggris belum memasuki era Premier League.

(roz/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads