Benayoun berseragam The Reds mulai tahun 2007. Selama tiga musim di bawah asuhan Benitez, dia tampil 92 kali dan mencetak 18 gol.
Pemain asal Israel itu merasa tidak mendapatkan kepercayaan dari Rafa. Karena itu Benayoun pun memutuskan untuk hengkang. "Semua bertanya kepada saya soal alasan meninggalkan Liverpool. Hanya ada satu alasan yakni Rafa Benitez," seru Benayoun seperti dikutip dari Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika saya mencetak gol, saya berharap bisa tampil lagi di laga berikut. Dan ketika fans ingin saya bermain, Benitez mengatakan dia tidak mengerti dengan keinginan fans tersebut," lugas Benayoun.
Pemain kelahiran 5 Mei 1980 itu pun membeberkan bahwa Benitez memang sengaja untuk menghancurkan karirnya dan membuatnya tak betah di Liverpool.
"Benitez mencoba untuk meruntuhkan rasa percaya diri saya. Tidak bisa seorang manajer memperlakukan pemainnya seperti iin dan berharap pemain itu tetap bahagia. Saya merasa sangat tidak senang, namun karena menghormati klub saya tak pernah bicara keras. Yang jelas pemain dan jajaran petinggi klub tahu apa yang saya rasakan."
Serbuan Benayoun terhadap pria Spanyol yang musim depan menangani Inter Milan itu masih belum berhenti. Benayoun menuding bahwa Benitez juga melakukan hal serupa pada pemain lain.
"Saya tidak ingin membahas pemain lain, tapi semua tahu apa yang terjadi dengan Albert Riera dan Xabi Alonso (kini di Real Madrid). Situasinya sama dengan saya. Untuk Riera, Benitez berusaha untuk meruntuhkan rasa percaya dirinya," tuntas Benayoun.
Foto: Yossi Benayoun dan Rafael Benitez ketika masih sama-sama di Liverpool. Foto diambil pada 25 Oktober 2009 (Getty Images)
(nar/arp)











































