Siapa Mau Lothar Matthaeus?

Siapa Mau Lothar Matthaeus?

- Sepakbola
Rabu, 11 Agu 2010 16:15 WIB
Siapa Mau Lothar Matthaeus?
Munich - Siapa tak kenal Lothar Matthaeus, salah satu pesepakbola terbaik yang pernah dilahirkan Jerman, dan kini berkarir sebagai pelatih. Jika ada klub Inggris yang tertarik mempekerjakan dirinya, dia mau sekali.

Matthaeus, yang sudah menjadi pelatih sejak 2001, saat ini berstatus tanpa klub. Terakhir ia menukangi klub Israel, Maccabi Netanya, tapi hanya bertahan satu tahun (2008-2009) karena klub tersebut terbelit masalah keuangan sehingga tidak melanjutkan kontrak sang pelatih.

Dalam wawancaranya dengan harian Bild, pria 49 tahun itu mengatakan ketertarikannya berkarir di liga paling gemerlap saat ini, Premier League.

"Sementara aku belum dapat kerjaan, akan bagus buatku berada di Inggris, rumahnya sepakbola," ungkap kapten Jerman (Barat) saat menjuarai Piala Dunia 1990 itu.

Secara spesifik Matthaeus mengatakan, dia berharap bisa mendapat kesempatan belajar dari manajer-manajer besar di Inggris terutama Sir Alex Ferguson (Manchester United) dan Arsene Wenger (Arsenal).

Bergemilang prestasi dan trofi sebagai pemain, Matthaeus belum terbukti hebat sebagai pelatih. Hal ini dilihat dari minimnya piala yang pernah dimenangi mantan bintang Bayern Munich dan Inter Milan tersebut.

Ia memulai karir sebagai pelatih sejak sembilan tahun silam dengan menukangi klub Austria, Rapid Vienna. Setahun kemudian ia direkrut Partizan Belgrade, dan dipecat setahun berikutnya.

Matthaeus lalu mendapatkan kepercayaan dari Federasi Sepakbola Hongaria untuk melatih tim nasional negara tersebut, dengan misi meloloskannya ke putaran final Piala Dunia 2006. Misi itu gagal diwujudkan Matthaeus dan dia mundur setelahnya.

Karir Matthaeus berlanjut ke Brasil ketika ia direkrut Atletico Paranaense pada 11 Januari 2006. Baru tujuh pertandingan, ia menyatakan mundur karena alasan pribadi, tak bisa jauh dari keluarga.

Profesionalitas Matthaeus mengundang kekesalan Atletico. Setelah ia hengkang, klub menagih tunggakan telepon Matthaeus hampir sebesar 6 ribu dolar, dan tagihannya dipajang di situs resmi klub.

Dua bulan setelah "lari" dari Brasil, Matthaeus kembali ke Austria dan menukangi Red Bull Salzburg. Di sana dia bekerja bersama Giovanni Trapattoni, dan mereka memberikan Red Bull gelar juara 2006/2007. Meski begitu direksi klub memecat Matthaeus.

Di luar lapangan Matthaeus kerap diberitakan seputar kehidupan rumah tangganya. Ia sudah empat kali menikah dan saat ini sedang dalam proses bercerai dengan istri terakhirnya, seorang model asal Ukraina berusia 24 tahun, Kristina Liliana Chudinova .

(a2s/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads