Toon Army dibekap MU 0-3 dalam pertandingan yang digelar Selasa (17/8/2010) dinihari WIB. "Dua gol yang membuat saya kecewa adalah gol pertama dan gol terakhir, yang benar-benar merupakan tipikal dari United," ujar Hughton seperti dikutip dari AFP.
"Kami sempat memegang penguasaan bola di periode sebelum kami kebobolan gol pertama dan ketika melakukan perebutan bola, MU sangat klinis, hanya dalam tujuh detik bola bisa mereka lajukan ke gawang kami," kata pria yang ditunjuk menangani Newcastle secara permanen sejak Oktober 2009 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memiliki semangat dan kami bisa membangun itu semua akhir musim lalu. Kami ingin memanfaatkan momentum tersebut di musim ini. Kami paham bahwa masih banyak laga di mana masih ada kesempatan untuk mendapatkan poin. Kami harus menjaga spirit yang kami miliki musim lalu," tandas manajer kelahiran 11 December 1958 itu.
Hughton juga memuji penampilan duo pemain senior MU Paul Scholes dan Ryan Giggs. Scholes berhasil mengirim dua umpan matang yang berbuah gol, sementara Giggs mencatatkan namanya di papan skor.
"Saya tidak kaget bila kedua pemain tampil sangat efektif. Mereka juga berhasil menghindarkan diri dari cedera parah dan mereka juga selalu memainkan sepakbola di tim yang berkualitas. Mereka menunjukkan kualitasnya sejak usia muda," tukas Hughton di Sportinglife.
(nar/nar)











































