Mendarat di Inggris pada musim panas 2008, Elmander mendapat label tidak menyenangkan oleh pers setempat karena hanya mencetak delapan gol dari 45 pertandingan Premier League selama dua musim.
Elmander pun menjadi pemain termahal Bolton dalam dua makna. Pertama, makna sesungguhnya, karena ia dibeli dari Toulouse seharga 8,2 juta poundsterling, dan itu adalah rekor transfer The Trotters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di awal musim ini pemain internasional Swedia itu menunjukkan perkembangan. Walaupun tidak sangat drastis, tapi produktivitasnya cukup menjanjikan. Dari tujuh pertandingan liga ia sudah mengemas empat gol.
Apa faktor perkembangan tersebut? Menurut yang bersangkutan, pergantian manajer memberinya nuansa baru. Owen Coyle dipandang lebih cocok dibanding pendahulunya, Gary Megson, yang merekrutnya dari Toulouse.
"Tidaklah membantu kalau (pelatih) cuma melotot dan meneriaki aku," ungkap Elmander dilansir Dailymail. "Semakin sering aku mendengarkan itu, aku justru semakin capek."
Megson tak lagi "memelototi" Elmander sejak Desember 2009 setelah manajamen klub memecatnya. Sebulan kemudian Coyle direkrut Bolton dan bertahan sampai kini.
"Owen Coyle pelatih yang hebat. Saya sangat enjoy bekerja dengan dia," tutur Elmander. "Begitu dia datang, aku mulai bermain baik, walaupun gol tidak serta datang begitu saja."
Bolton saat ini ada di peringkat 12 klasemen sementara dengan nilai delapan dari tujuh pertandingan. Elmander adalah top skorer timnya sejauh ini, diikuti Kevin Davies dengan koleksi dua gol. (a2s/rin)











































