Liverpool saat ini tengah terpuruk di zona degradasi. Beberapa waktu lalu tim ini juga menghadapi problem seputar kepemilikan klub meski kini akhirnya permasalahan itu telah selesai dan pemilik baru telah resmi ditetapkan.
Namun masuknya owner anyar belum menunjukkan efek signifikan. Laga melawan Everton akhir pekan kemarin, di mana merupakan partai pertama Liverpool di bawah kepemilikan NESV, tim berlambang burung liver itu kalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski yakin, namun Wenger menilai Liverpool butuh waktu agar kembali ke trek-nya. "Kita berada dalam olahraga di mana kita bisa dengan cepat turun dan cukup lambat untuk kembali naik. Kita berada dalam olahraga manusia dan itu membuat semuanya menjadi begitu rapuh," kata manajer asal Prancis itu.
"Dalam kompetisi level seperti ini, kepercayaan diri sangatlah penting dan hal itu (kepercayaan diri) juga bisa hilang begitu cepat," pungkas dia.
(nar/roz)











































