Redknapp menyaksikan laga antara Los Colchoneros versus Los Galacticos di Vicente Calderon tengah pekan lalu. Pertandingan ini merupakan perempatfinal leg kedua Copa del Rey. Redknapp hadir di ibukota Spanyol itu bersama asistennya Kevin Bond.
Sebelum kick-off, Redknapp dan Bond berjalan berkeliling Stadion Vicente Calderon. Sial, keduanya dirampok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian tiba-tiba ada dua orang yang berlutut di depan Redknapp dan seseorang mencoba menarik jas yang dia kenakan. "Saya ketika itu berpikir: 'apa-apaan ini?' dan saya tidak memperhatikan secara detil. Saya mengatakan: 'apa yang kalian lakukan'? Selanjutnya mereka menjatuhkan kunci saya."
Redknapp mengira kedua orang itu merupakan orang buta atau seseorang yang mengalami kesulitan ketika berjalan.
"Saya kemudian berkata: 'pergi. Lepaskan jas saya', dan mendorong mereka. Ketika saya melakukan itu, kawan mereka kemudian datang dan merogoh saku saya. Ada sekitar enam orang ketika itu. Kemudian mereka mengambil segalanya, semua uang dan kartu kredit."
Redknapp beruntung karena paspor dan telepon seluler-nya tidak ikut dijarah. Manajer asal Inggris itu sendiri tidak melaporkan kejadian kriminal itu kepada polisi.
"Mungkin mereka tak tahu siapa saya namun mereka memperoleh hasilnya. Mungkin mereka melihat saya tampak bodoh atau sejenisnya, dan mereka berpikir: 'Ada sasaran, dia bukan orang Spanyol, dan kita memang mencari orang asing'," tutup Redknapp.
(nar/nar)











































