Proposal Morgan Ditolak, PM Thaksin Berpeluang

Proposal Morgan Ditolak, PM Thaksin Berpeluang

- Sepakbola
Jumat, 14 Mei 2004 07:47 WIB
Jakarta - Ditolaknya proposal konglomerat setempat Steve Morgan memberi angin segar kepada Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra untuk memborong saham klub elit Inggris Liverpool.Setelah melakukan pembahasan selama beberapa jam hari Kamis (13/5/2/004) kemarin, direksi Liverpool menolak proposal Morgan untuk menyuntik dana hingga 73 juta poundsterling (sekitar Rp 1,15 triliun) buat klub tersebut. Mereka menyebut rencana pengusaha properti itu β€œtidak menarik” dan tidak merepresentasikan nilai klub yang sesungguhnya.Akan tetapi juru bicara Morgan mengatakan: β€œRespons direksi tampaknya tidak masuk akal. Proposal Mister Morgan adalah menanam invetasi 73 juta pounds, bukannya untuk membeli klub ini. Investasi tersebut akan terbuka bagi semua pemegang saham, termasuk direksi.” β€œSebagai tambahan, untuk pertama kalinya saham juga bisa dimiliki oleh seorang suporter biasa…. Yang penting bagi Liverpool sekarang adalah berapa banyak uang yang tersedia secepat mungkin untuk menguatkan skuad mereka dan mengembangkan stadion.”Semula Morgan lebih difavoritkan ketimbang PM Thaksin karena ia orang Merseyside asli. Pengusaha berusia 51 tahun itu diperkirakan memiliki kekayaan senilai 312 juta pounds dan merupakan orang Inggris terkaya nomor 137. Sebelumnya Morgan hanya memiliki lima persen saham Liverpool. Dengan penolakan di atas maka ada peluang bagi PM Thaksin untuk meloloskan proposalnya yang menawarkan investasi 65 juta pounds untuk 30% saham Liverpool. Pembahasan agar dilakukan dalam waktu dekat ini.Saat ini 51 persen saham The Reds dimiliki David Moores, yang keluarganya sudah berkuasa selama setengah abad. Sebanyak 9,9% saham lainnya dipegang stasiun televisi Granada. Sebelum menjabat perdana menteri Thailand Thaksin adalah pengusaha sukses di bidang telekomunikasi. Kekayaan pribadinya ditaksir sebesar 560 juta pounds atau sekitar 8,8 triliun rupiah. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads