Foster didapuk jadi pahlawan 'Setan Merah' dalam gelaran partai final Piala Carling dua tahun lalu. Ketika itu, dengan dibantu piranti iPod, ia membuktikan ketangguhannya di bawah mistar gawang MU dalam adu penalti lawan Tottenham Hotspur.
Maju dua tahun ke masa kini, Foster kembali berlaga di final Piala Carling kendati kali ini bersama Birmingham. Lawannya adalah Arsenal, yang jauh lebih diunggulkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang iPad, lebih canggih, jauh lebih rinci! Analis kami Joe Carnall sudah menelaah semuanya jika laga sampai ke babak adu penalti lagi," seru Foster di Mirror sebelum partai final kontra Arsenal tersebut.
Akan tetapi, "jurus" baru Foster tidak perlu sampai dipergunakan karena laga sudah selesai calam waktu 2x45 menit saja, untuk kemenangan 2-1 buat Birmingham. Foster sendiri kembali tampil jadi pahlawan untuk timnya.
"Ia benar-benar brilian. Ia sangat luar biasa, ia tangguh, ia adalah kiper yang amat bagus," puji Manajer Birmingham Alex McLeish di Reuters.
Pujian tersebut bukan asal dilontarkan. Di dalam pertandingan, setidaknya Foster sudah membuat tiga penyelamatan dari usaha Samir Nasri. Andrei Arshavin dan Nicklas Bendtner yang nyaris bikin gol pun harus gigit jari karena upayanya dipatahkan Foster. Hanya Robin Van Persie saja yang mampu menaklukkannya.
Dicatat Soccernet, Foster total melakukan sembilan penyelamatan dalam pertandingan. Tak keliru jika ia lantas dinobatkan sebagai Man of The Match dalam partai tersebut.
Ah, tapi Foster enggan kebagian pujian sendirian. Makanya ia lantas justru lebih menyoroti kinerja para rekan-rekannya yang pantang menyerah sehingga bisa bikin gol kemenangan.
"Yang utama adalah rekan-rekanku terus berjuang. Anda bisa lihat betapa lelahnya kami, tapi kami terus saja berusaha dan bekerja. Itulah semangat yang kami miliki," ceplos kiper berusia 27 tahun itu di The Sun.
(krs/din)











































