Beberapa saat setelah pertandingan QPR versus Chelsea, Minggu (23/10/2011), di dunia maya beredar video cuplikan pertandingan yang disebut-sebut berisi tindakan penghinaan Terry terhadap bek QPR Anton Ferdinand. Kabarnya, Terry menghina Ferdinand dengan bahasa rasis.
Namun, tuduhan tersebut langsung mendapatkan bantahan dari Terry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir Anton menuduh saya menggunakan sebuah penghinaan rasis terhadap dirinya. Saya kemudian menanggapinya dengan agresif. Saya tak pernah memakai istilah itu," lanjutnya.
"Saya tidak akan pernah mengatakan hal seperti itu dan saya sedih bahwa orang-orang akan berpikir begitu. Saya sudah kenal lama dengan Anton dan saya sudah membicarakan soal ini dengan dia setelah pertandingan. Tak ada masalah apa pun di antara kami," jelas bek berusia 30 tahun ini.
"Saya memberi selamat atas kemenangan mereka. Dia tidak menuduh saya atas perkataan salah apa pun. Sudah jelas, ini cuma soal kesalahpahaman," ujar Terry.
"Saya bangga jadi kapten salah satu tim yang paling majemuk di Premier League dan saya sangat yakin tak ada tempat untuk rasisme dalam olahraga dan dalam setiap jalan kehidupan," pungkas dia.
(mfi/din)











































