Villas-Boas melontarkan pernyataan keras pada Foy setelah Chelsea harus bermain dengan sembilan orang saat melawat ke Queens Park Rangers. Jose Bosingwa dan Didier Drogba harus meninggalkan lapangan karena mendapatkan kartu merah dari Foy, kondisi yang berujung kekalahan The Blues dengan skor 0-1.
Dalam pernyataannya usai pertandingan, pria asal Portugal itu mengaku sangat kecewa dengan sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan Chelsea. Selain mempertanyakan kartu merah Bosingwa, eks pelatih FC Porto itu juga memprotes keputusan wasit yang tidak memberikan penalti saat pemainnya dijatuhkan di kotak penalti QPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Villas-Boas mengklaim bahwa wasit bertindak tidak adil terhadap kedua belah pihak. "Dia (Foy) tidak bisa mengendalikan itu... Dia senang memberikan kartu kepada Chelsea," ujarnya saat itu seperti dikutip oleh Mirror Football.
Pernyataan keras itulah yang kabarnya diyakini akan diselidiki oleh FA. Keputusan soal ada atau tidaknya hukuman Villas-Boas akan diketahui pada Rabu (26/10/2011) siang waktu Inggris.
FA dalam beberapa kesempatan telah menjatuhkan hukuman pada pelatih yang dianggap memprotes wasit terlalu keras. Sir Alex Ferguson adalah salah satu yang pernah dapat sanksi karena mengkritik sang pengadil.
(din/mfi)











































