Duel tersebut adalah untuk memperebutkan satu tiket ke babak semifinal Piala Liga Inggris atau Piala Carling, turnamen yang paling dekat untuk dimenangi tim-tim Inggris, karena finalnya akan digelar di bulan Februari.
Pada 20 November lalu Chelsea harus mengakui keunggulan Liverpool di Bridge di pertandingan liga. Gol Glen Johnson di menit 87 membuat mereka kalah 1-2, meskipun Daniel Sturridge sempat menyamakan gol pembuka dari Maxi Rodriguez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhir pekan lalu, setelah kalah juga di Liga Champions di markas Bayer Leverkusen, Chelsea berhasil meraih kemenangan. Mereka menundukkan Wolverhampton Wanderers 3-0, dan itu memberi kesenangan tersendiri buat suporternya.
Kesenangan itu akan sirna lagi apabila Frank Lampard dkk tak mampu membalas kekalahan mereka dari Liverpool malam ini (29/11/2011). Ini juga menyangkut nasib sang manajer, Andre Villas-Boas, yang masih jauh dari memuaskan petinggi klubnya.
Bagi kedua tim, ini adalah pertemuan ke-30 mereka sejak 2004. Salah satunya adalah di final 2005, yang menjadi awal kesuksesan pria bernama Jose Mourinho. Kala itu Chelsea menang 3-2 lewat perpanjangan waktu, dan Mourinho merengkuh piala pertamanya bersama "Si Biru".
Villas-Boas mungkin bisa saja mengikuti jejak pendahulunya itu, tapi jalannya tidak mudah. Faktanya, Liverpool hanya kalah satu kali dari enam kunjungan terakhir mereka di Stamford Bridge, dan Kenny Dalglish tak pernah kalah dari 12 pertandingannya melawan Chelsea sebagai manajer "Si Merah".
Bisa, Chelsea?
(a2s/rin)











































