sepakbola

Suarez Didukung Rekan-rekannya di Timnas

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Suarez Didukung Rekan-rekannya di Timnas


- detikSepakbola

Montevideo - Luis Suarez mendapatkan dukungan dari rekan-rekannya di timnas Uruguay terkait kasus rasisme yang menimpanya. Penyerang Liverpool itu diyakini sama sekali tak bersalah.

Suarez sedang menghadapi masalah yang cukup pelik. Gara-gara dianggap melecehkan Patrice Evra dengan hinaan rasis, dia dihukum berat oleh FA. Eks pemain Ajax Amsterdam ini diskors 8 laga dan didenda sebesar 40.000 poundsterling (Rp 559,8 juta).

Beratnya hukuman dari FA membuat Suarez sangat terpukul. Dia menganggap keputusan FA itu sangat menyakitkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Suarez tak sendiri menghadapi masalah ini. Selain didukung oleh pihak klub dan manajer Kenny Dalglish, pemain 24 tahun ini juga dibela teman-temannya di timnas.

"Saya tak bisa memercayainya. Mereka membuat sebuah kesalahan besar," ujar kapten Uruguay, Diego Lugano, yang dikutip Reuters.

"Jelas, di Inggris memang ada masalah rasisme yang coba diberantas, dan itu bagus, tapi hukuman ini sama sekali tak punya argumen yang solid," sambung bek Paris Saint-Germain ini.

"Luis adalah korban. Saya tak mengerti bagaimana pemain seperti Evra bisa melakukan hal ini. Dia sudah melanggar semua aturan sepakbola. Kami semua tahu Luis orang semacam apa dan nilai-nilai yang dia punyai," katanya.

Pendapat senada diungkapkan oleh Alvaro Gonzalez. Bek Lazio ini yakin Suarez sama sekali tak bermaksud melecehkan warna kulit Evra.

"Kami semua tahu siapa Luis, kami tahu bahwa jika dia membuat pernyataan itu, maka itu tidak (dimaksudkan untuk) menghina," ujarnya.

Gonzalez menduga, kasus yang membelit Suarez ini disebabkan oleh perbedaan budaya saja. Dia menggambarkan bahwa di Uruguay, memanggil seseorang berkulit hitam dengan sebutan "negro" bukan berarti menghina. Itu adalah salah satu panggilan akrab dan sudah lumrah dipakai mengingat banyaknya warga keturunan Afrika yang bermukim di negara Amerika Latin itu.

"Kami orang-orang Uruguay, dan terlebih lagi dalam sepakbola, memakai istilah yang bisa disalahartikan oleh orang-orang dari tempat lain. Ini bukan alasan untuk menganggap orang Uruguay sebagai rasis," jelas Gonzalez.

"Orang-orang Uruguay sering memanggil teman 'negro' dengan nada bersahabat," jelasnya.


(mfi/din)











Hide Ads