Hubungan antara Mancini dan Tevez memburuk usai pemain asal Argentina ini menolak dimainkan saat Manchester City berhadapan dengan Bayern Munich di Liga Champions. Masih dalam masa hukuman, Tevez kembali berulah ketika ia pulang ke Argentina tanpa izin.
Kini City memasukkan Tevez dalam daftar jualnya. Rencana penjualan pemain yang sudah membela City sejak 2009 ini tak lantas membuat Mancini merasa memenangi 'pertarungan' antara dirinya dengan Tevez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku melakukan segalanya yang aku bisa untuknya dalam dua tahun. Dan sekarang kami ada di posisi ini. Aku mencoba untuk bicara dengannya. Aku mengatakan, 'Cukup minta maaf' tapi aku tidak tahu apa yang ada di pikirannya."
"Aku tidak tahu alasannya. Yang aku tahu kepentingan klub harus didahulukan, di atas kepentinganku maupun pemain. Jadi tidak ada pertarungan yang dimenangkan, hanya sebuah momen yang menyedihkan," imbuhnya.
Kini Mancini berharap City bisa segera mencapai kesepakatan dengan salah satu klub yang menyatakan ketertarikannya pada Tevez. Ia ingin agar Tevez bisa kembali bermain sepakbola.
"Kami berharap bisa mencapai kesepakatan dengan Carlos. Ada dua atau tiga tim di Italia, satu tim di Prancis, dan tim lain yang terlibat. Aku harap dia bisa mulai bermain sepakbola," harapnya.
(din/roz)











































