Julukan itu mulai muncul setelah City berubah menjadi klub kaya raya yang mendatangkan pemain-pemain mahal serta berkoar-koar akan menjadi klub terbaik Inggris dan dunia.
Akan tetapi, ambisi itu mulai terlihat mulai menjadi kenyataan di musim ini. Salah satu wujud superioritas City adalah ketika mereka membantai Manchester United, yang memberinya julukan itu, dengan skor 6-1 di Old Trafford, Oktober lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joleon Lescott menilai City telah membuktikan bahwa mereka tidak sekadar "gaduh" saja melainkan tim yang konsisten dan harus ditakuti oleh lawan-lawannya.
"Itu label yang tidak adil. Kami tidak hanya berisik, kami memuncaki liga dan memang begitu. Kami adalah tim yang harus dikalahkan," cetus Lescott di The Sun.
"Kami meragukannya sekarang. Awalnya, kami menganggap julukan itu merendahkan namun sekarang mereka akan mulai menyesal telah mengatakannya karena kami konsisten dan sebuah tim yang bagus," seru bek Inggris itu.
City akan kembali bertemu dengan MU di babak ketiga Piala FA, Minggu (8/1/2012) di Etihad. Apakah, City membuat gaduh dengan meraih kemenangan? Kita lihat saja.
(rin/rin)











































